radarutama.com – Misalnya yang dilakukan PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari yang hari ini secara resmi memulai menggunakan PLTS atap di salah satu pabrik di Kawasan Industri Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Perseroan menggandeng sebuah perusahaan PLTS swasta nasional PT Cikarang Listrindo untuk menggarap proyek ini.

“Hari ini tepat di tanggal 9 bulan 9, Bogasari resmi menjadi pabrik tepung terigu (flour mill) pertama di Indonesia yang sudah mengoperasikan pemanfaatan sinar matahari sebagai sumber energi baru terbarukan yang ramah lingkungan. Ini bentuk dukungan Bogasari sebagai pabrik tepung terigu pertama di Indonesia sekaligus yang pertama mengoperasikan PLTS,” papar Senior Vice President Manufacturing Divisi Bogasari Bobby Ariyanto saat peresmian pengoperasian PLTS pabrik Bogasari yang berlokasi di Cibitung, Jumat (9/9/2022).

Pengoperasian PLTS ini menjadi pilot project untuk 3 pabrik Bogasari lainnya yang berlokasi di Jakarta, Surabaya dan Tangerang.

Bobby menjelaskan sebanyak 2.274 unit solar cell dengan luas 4.600 meter persegi telah dipasang Bogasari pabrik Cibitung di atap warehouse flour (gudang terigu) dan warehouse bran (gudang bran/pakan ternak). Solar panel ini langsung digunakan untuk line produksi yaitu Mill A dan Mill B.

“Kapasitas terpasang PLTS di pabrik Bogasari Cibitung ini sebesar 1 megawatt-peak (MWp), sehingga bisa menghasilkan penghematan energi sebesar 1.112.133 kilowatt-hour (kWh) per tahun. Dengan kata lain nilai penghematan pengeluaran energi yang didapat setara dengan Rp390 juta per tahun,” jelas Bobby.

Dengan adanya produksi energi listrik bersih dari penggunaan PLTS ini maka Bogasari sudah melakukan pengurangan karbon dioksida ekuivalen 945.313 kg atau setara konsumsi listrik lebih dari 1000 rumah (pada daya terpasang 900 Volt-Ampere per rumah).

Adapun proses pemasangan dan penyelesaian proyek PLTS atap di pabrik Bogasari Cibitung ini membutuhkan waktu sekitar 6 bulan. Stelah pemanfaatan energi baru terbarukan di Cibitung berjalan minimal 1 tahun, maka akan dilanjutkan di 3 pabrik Bogasari lainnya secara bertahap.