radarutama.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar ambil bagian untuk menyukseskan Makassar International Eight Festival and Forum 2022 (F8) dengan menyiapkan pelayanan pembayaran pajak.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Firman Hamid Pagarra di Makassar, Jumat, mengatakan, sejumlah cara diupayakan untuk memberikan layanan terbaik dan kemudahan bagi wajib pajak dalam menyelesaikan kewajibannya.

“Membuka layanan pembayaran pajak di F8 adalah salah satu bentuk kemudahan yang kami tawarkan kepada wajib pajak, selain dari berbagai inovasi yang kami tawarkan,” ujarnya.

Firman mengatakan, untuk pajak yang bisa dibayarkan di booth Bapenda bisa menggunakan aplikasi Pajak Terintegrasi Terdigitalisasi (Pakinta) yang tersedia di googleplay dan appstore. Namun fokus pembayaran jenis pajak bumi dan bangunan (PBB) yang akan jatuh tempo pada 30 September 2022.

“Kita jemput bola. Kami menyasar pengunjung agar tidak perlu ke kantor untuk membayar pajak. Berkunjung ke F8 sekalian bisa membayar tanpa repot dan antri,” katanya.

Selain untuk memudahkan, Firman juga menyebutkan hadirnya layanan pembayaran pajak karena ia memprediksi jumlah pengunjung F8 tahun ini bakal lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Kami melihat potensi pengunjung di F8 bakal banyak apalagi setelah pandemi masyarakat pasti menunggu event ini,” terangnya.

Sebelumnya, ia menyebutkan target pendapatan pada 2022 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya Rp1 triliun lebih. Pada 2022, dirinya berani menargetkan angka Rp2 triliun.

Untuk pendapatan berupa pajak dan lainnya, pihaknya menargetkan Rp1,6 triliun sementara dari retribusi Rp400 miliar, sehingga total keseluruhan sebesar Rp2 triliun.

Firman mengatakan untuk memaksimalkan pendapatan, pihaknya meluncurkan program Pakinta juga sekaligus menjawab tantangan dari Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang berani memasang target tinggi yakni Rp2 triliun.

“Bapenda terus berbenah untuk membantu Kota Makassar meningkatkan PAD. Kami komitmen untuk mengontrol para pelaku usaha juga perusahaan agar taat membayar pajak. Dengan demikian tentu grafik pendapatan kota akan melaju,” ucapnya.