radarutama.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menekankan agar generasi muda tidak hanya menjadi penonton saja dalam menghadapi tantangan dunia saat ini. Dia mengajak para generasi muda untuk berkarya dan menjadi pemain ekonomi di Tanah Air.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sedang pesat-pesatnya juga mungkin tidak terulang dua kali. Generasi muda yang penuh energi dengan ide barunya, harus mengambil kesempatan ini untuk berkarya, berinovasi, dan berusaha,” kata Erick mengutip Instagram @erickthohir, Jumat (9/9/2022).

Erick Thohir mengatakan, saat ini adalah sebuah kesempatan bagi generasi muda untuk berkarya. Bonus demografi yang terjadi saat ini, dimana jumlah generasi muda 55 persen berusia di bawah 35 tahun.

Menurutnya, usia tersebut sangat potensial, dalam menelurkan karya-karya yang inovatif.

“Jadilah bagian yang mengantarkan Indonesia menjadi maju, makmur, dan mendunia. Seiring dengan demografi Indonesia, 55 persen masyarakat berusia di bawah 35 tahun dan momentum ini seiring dengan demografi indonesia yang makin muda,” ungkapnya.

Mantan bos Inter Milan ini mengatakan, apa yang terjadi saat ini merupakan sebuah kesempatan yang tidak terulang dua kali, yang mendorong Indonesia menuju negara yang semakin maju dan semakin besar.

Contohnya saja, jurusan perguruan tinggi yang sebelumnya tidak ada, justru saat ini hadir dan banyak peminatnya.

“100 tahun ke depan kita mau apa? apakah kita hanya mau jadi penonton? atau ikut bertanding? Saya kemarin ketemu para mahasiswa Indonesia yang ada di Wagenigen. Saya tanya pendidikannya apa, saya enggak ngerti. Karena zaman dulu, waktu saya kuliah, enggak ada jurusan yang itu,” lanjutnya.

Erick Thohir menyebut, ini merupakan momentum knowledge based economy atau pertumbuhan ekonomi berdasarakan inovasi. Dari momentum tersebut, diharapkan akan melahirkan hasil karya dan inovasi dari generasi muda.

“Hal ini patut kita isi dimana generasi muda harus bisa beradaptasi men-challange ini, mengambil kesempatan ini karena masa muda tidak terulang dua kali,” tegas dia.