radarutama.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menawarkan hak penamaan atau Naming Rights untuk 10 stasiun yang melayani perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dan Commuter.

Melalui program Exclusive Naming Rights, nantinya nama brand milik mitra akan diterapkan dalam berbagai penyebutan baik audio maupun visual di berbagai media seperti, signage, wayfinding, peta jalur, announcement, dan berbagai publikasi lainnya terkait stasiun tersebut.

VP Non Transport Commercialization KAI Krisna Arianto mengatakan, untuk nilai kemitraan Naming Rights akan diambil dari nilai total tertinggi ketika lelang terbuka dimulai.

“Mitranya setelah dinyatakan lolos seleksi akan kami sampaikan nilai atau harga basic lelang per stasiun berapa, kemudian dilakukan lelang terbuka untuk mengambil nilai tawaran tertinggi, nah yang tertinggi akan mendapatkan hak Naming Rights-nya. Untuk nilai basic-nya sebenarnya berbeda-beda tapi pasti miliaran rupiah per stasiun untuk masa 5-10 tahun,” ujarnya dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (9/9/2022).

Lebih lanjut dia membeberkan pada fase 1 terdapat 10 stasiun yang ditawarkan hak penamaannya yaitu Stasiun Pasar Senen, Jatinegara, Tanah Abang, Tebet, Cikini, Sudirman, Juanda, Manggarai, Gondangdia, dan Palmerah.

“Tapi kami juga terbuka apabila terdapat pihak yang berminat atas hak penamaan selain 10 stasiun yang tadi. Kami yakin program ini akan menarik bagi setiap perusahaan, karena KAI melayani ratusan juta penumpang setiap tahunnya,” ungkapnya.

Selain itu Krisna mengatakan, untuk kriteria calon mitra yang boleh ikut berpartisipasi dalam Naming Rights adalah mitra yang bisa memberikan kontribusi positif kepada kedua belah pihak, baik itu berasal dari mitra nasional ataupun internasional.

“Selain itu brand yang bersinggungan dengan alkhohol tidak kita perbolehkan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, hingga sejauh ini, dari 6.000 lebih brand di yang ada di Indonesia, mitra yang sudah berhasil lolos seleksi ada 100 brand.

Nantinya 100 brand terpilih dan dinyatakan lolos seleksi akan mengikuti lelang terbuka untuk proses Naming Right.