radarutama.com – Direktur Utama Pertamina (Persero) Nicke Widyawati bicara soal potensi harga BBM turun di tengah turunnya harga minyak dunia. Menurutnya Pertamina sudah menurunkan harga, untuk BBM jenis umum (JBU), misalnya Pertamax Turbo, hingga Dexlite.

Dia menyebutkan JBU diatur oleh setiap badan usaha, maka BBM bisa turun harganya. Masalah turunnya harga BBM di tengah penurunan minyak dunia ini sempat disoroti Anggota Komisi VI DPR dalam rapat kerja dengan Nicke.

“Apakah kalau harga minyak turun BBM turun harganya, JBU yang jadi kewenangan Pertamina turun, betul kan? Jenis BBM umum seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan itu turun kemarin. Karena itu adalah JBU ada yang di kewenangan Pertamina,” ungkap Nicke dalam rapat kerja dengan Komisi VI, Kamis (8/9/2022).

Nicke bilang Pertalite dan Solar diatur langsung oleh pemerintah. Maka Pertamina tak bisa semena-mena menurunkan harga.

“Ada yang menjadi kewenangan pemerintah. Di mana Solar dan Pertalite itu kewenangan pemerintah harganya,” ujar Nicke.

Menurut Nicke, Pertamina pun menentukan harga JBU dengan formula yang ditentukan pemerintah. Memperhitungkan harga minyak ICP dan beberapa hal lainnya.

“Untuk lainnya itu kewenangan Pertamina dengan formula yang ditetapkan oleh pemerintah, jadi pemerintah tetapkan formula tiap bulan. Itu kita bisa melakukan adjustment berdasarkan ICP, berapa HIP berapa kemudian jadi dasar kemarin kita turunkan,” ungkap Nicke.

Khusus buat Pertamax, Nicke menjelaskan juga masuk ke dalam kategori JBU. Namun, harganya ditahan oleh Pertamina demi menjaga tidak adanya perpindahan penggunaan Pertamax ke Pertalite.

“Kalau Pertamax disesuaikan dengan market price maka ini akan lebih banyak lagi yang ke Pertalite, which is membuat subsidi semakin naik,” sebut Nicke.

“Khusus Pertamax selisihnya itu yang menanggung Pertamina, jadi tidak diganti pemerintah, tidak ada,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut, anggota DPR Harris Turino menyoroti masalah penentuan harga BBM yang justru naik di tengah harga minyak turun.

“Ketika hari ini minyak dunia terus menurun, apakah Pertamina ini akan otomatis turunkan lagi apa tidak. Atau ada sosialisasi lain, jangan sampai ini harga turun tapi Pertamina malah posisinya tetap,” sebut Harris.