radarutama.com – Kondisi kesehatan Ratu Elizabeth, pemimpin Kerajaan Inggris, dikabarkan memburuk pada Kamis (8/9/2022) siang waktu setempat. Ratu, yang saat ini berada di Kastil Balmoral di Skotlandia, tengah dalam pengawasan intensif tim dokter kerajaan.

“Setelah evaluasi lebih lanjut pagi ini, tim dokter Ratu mencemaskan kesehatan Yang Mulia dan merekomendasikan ia di terus berada di bawah supervisi medis,” kata juru bicara Istana Buckingham seperti dikutip Reuters, Kamis (8/9/2022).

Berikut adalah riwayat penyakit Ratu Elizabeth, yang kini berusia 96 tahun, menurut keterangan resmi dokter kerajaan:

Ratu Elizabeth batal menghadiri perayaan Platinum Jubilee, yang digelar untuk menandai 70 tahun sejak ia naik takhta, termasuk Kebaktian Thanksgiving dan konser “Party At the Palace”, karena masalah kesehatan.

“Ratu kecewa karena dia tidak bisa menghadiri semua acara,” kata seorang sumber secara eksklusif kepada Us Weekly saat itu.

Menurutnya, Ratu menderita masalah gangguan mobilitas.

Sang ratu dinyatakan positif Covid-19 setelah melakukan audiensi langsung di Kastil Windsor. Istana Buckingham mengatakan dia memiliki “gejala ringan seperti pilek”.

Ratu terlihat menggunakan tongkat saat menghadiri kebaktian di Westminster Abbey pada 12 Oktober. Ini merupakan pertama kalinya dia terlihat menggunakan tongkat di acara publik besar.

Keesokan harinya Istana mengatakan ratu melakukan perawatan rumah sakit swasta London untuk “penyelidikan awal” dan sempat menginap semalam di sana.

Pada Januari 2020, Ratu dijadwalkan melakukan kunjungan ke cabang Women’s Institute (WI) di Sandringham, Norfolk, tetapi tidak hadir karena sakit.

Ratu, yang memiliki nama asli Elizabeth Alexandra Mary tersebut, biasanya bergabung dengan wanita WI untuk minum teh, kue, dan kemudian mendengarkan pidato. Tetapi setengah jam sebelum jadwal kedatangannya, diumumkan bahwa Ratu tidak akan hadir di acara tersebut.

Seorang sumber kerajaan pada saat itu menggambarkan penyakit itu sebagai “sedikit flu”.

Ratu terpaksa membatalkan penampilannya di sebuah acara di St Pauls di London pada Juni 2018 karena sakit. Dia dilaporkan sedang merasa “tidak enak badan.”

Seorang juru bicara Istana Buckingham mengatakan pada saat itu: “Sang Ratu merasa tidak enak badan hari ini dan telah memutuskan untuk tidak menghadiri kebaktian pagi ini di Katedral St Paul yang menandai peringatan 200 tahun Ordo Michael dan St George.”

Ratu menjalani operasi mata untuk menghilangkan katarak pada Mei 2018.

Dia menjalani prosedur operasi mata yang rumit di rumah sakit swasta King Edward VII di London. Operasi tersebut berjalan lancar.

Ratu tidak menghadiri kebaktian Natal di Sandringham pada Desember 2016 untuk pertama kalinya dalam hampir 30 tahun karena sakit.

Yang Mulia “baru pulih dari flu berat dan akan tinggal di dalam rumah untuk membantu pemulihannya”, kata Istana Buckingham pada pagi hari Natal.

Ratu menjalani operasi kecil di Rumah Sakit King Edward VII di London untuk mengangkat tulang rawan yang robek di lutut kanannya pada Oktober 2003.

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh sekretaris persnya mengatakan: “Operasi selama 45 menit, yang dilakukan oleh ahli bedah ortopedi Roger Vickers, berjalan sangat baik dan Yang Mulia diperkirakan sudah bisa pulang besok pagi.