radarutama.com – Ratu Elizabeth II meninggal dunia pada Kamis, 8 September 2022 waktu setempat. Kabar kepergian Ratu Elizabeth II meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat Inggris .

Banyak masyarakat yang mengucapkan dukacita dengan datang langsung ke Istana Buckingham, ada juga yang menyampaikannya melalui unggahan di media sosial.

Kepergian Ratu Elizabeth juga diiringi banyak penghormatan dari seluruh penjuru Inggris . Dimulai dari para tokoh-tokoh ternama, lapisan pemerintah, hingga militer.

Kementerian Pertahanan Inggris memberikan penghormatan pada Ratu Elizabeth dengan melakukan tembakan meriam di empat negara bagian Inggris , serta di atas Kapal Angkatan Laut Kerajaan.

Katedral St Paul menyampaikan doa untuk Ratu Elizabeth melalui akun media sosial resmi mereka. Pihak katedral juga mengunggah berkas layanan doa bagi mereka yang bersedia ikut berdoa untuk sang ratu.

Komunitas Agama Hindu di Leicester, Inggris , memberikan penghormatan pada Ratu Elizabeth dengan melakukan doa di kuil. Foto sang ratu diletakkan dengan karangan bunga menghiasi di sekitarnya.

Organisasi Khusus Perempuan di Inggris juga turut meletakkan buket bunga di depan pagar Balmoral Castle, tempat terakhir Ratu Elizabeth mengembuskan napas terakhir.

Ketua Dewan Rakyat Inggris , Lindsay Hoyle, memberikan penghormatan dengan menginstruksikan pengibaran bendera setengah tiang di gedung parlemen. Pengibaran bendera setengah tiang juga dilakukan di seluruh gedung parlemen negara yang tergabung dalam Persemakmuran Bangsa-Bangsa.

Menteri pertama Wales, Mark Drakeford pun ikut turun ke jalan bersama para warga Inggris untuk melihat penembakan 96 peluru meriam di Cardiff Castle.

Gereja Westminster Abbey membunyikan lonceng tenor mereka sekali setiap menitnya selama satu jam. Lonceng tenor ini biasa dibunyikan setelah kematian salah seorang anggota keluarga kerajaan.

Penembakan meriam sebagai penghormatan lainnya dilakukan oleh Militer Inggris , pemerintahan Irlandia Utara, dan pihak menara London. Setiap penembakan meriam itu dilakukan sebanyak 96 kali, menandakan usia Ratu Elizabeth ketika meninggal dunia.

Berbagai penghormatan yang dilakukan di setiap penjuru Inggris ini juga merupakan bentuk ucapan terimakasih atas pengabdian Ratu Elizabeth terhadap warga Inggris selama tujuh dekade lamanya. (Annisa Roffina Nurprili)***