radarutama.com – Presiden China Xi Jinping pada hari Jumat (9/9) menyampaikan “simpati yang tulus kepada pemerintah dan rakyat Inggris” setelah wafatnya Ratu Elizabeth II .

“Xi Jinping, mewakili pemerintah China dan rakyat China, serta atas namanya sendiri, menyampaikan belasungkawa yang mendalam,” demikian menurut sebuah pernyataan yang dirilis di media pemerintah China seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (9/9/2022).

“Kepergiannya merupakan kehilangan besar bagi rakyat Inggris,” imbuh Xi dalam pernyataan itu.

Pernyataan Xi tersebut menyebutkan bahwa Ratu Elizabeth adalah ratu Inggris pertama yang mengunjungi China. Xi juga memuji umur panjang pemerintahan Ratu Elizabeth sebagai ratu terlama dalam sejarah Inggris.

” Xi Jinping menekankan bahwa dia sangat mementingkan pengembangan hubungan China-Inggris,” kata pernyataan itu, seraya menambahkan dia “bersedia bekerja dengan Raja Charles III … untuk mempromosikan perkembangan hubungan bilateral yang sehat dan stabil untuk kepentingan kedua negara dan rakyatnya.”

Ratu Elizabeth II yang bertakhta selama 70 tahun itu, meninggal dunia di kediamannya di area dataran tinggi Balmoral, Skotlandia, pada Kamis (8/9) waktu setempat. Ratu Elizabeth II meninggal dengan didampingi anggota keluarga terdekatnya yang telah berada ke sana.

Pemakaman kenegaraan untuk Ratu Elizabeth II diperkirakan akan digelar dalam waktu 10 hari ke depan. Putranya, Pangeran Charles akan menggantikan dirinya sebagai raja Inggris. Dia akan menyampaikan pidatonya untuk negaranya dan persemakmuran pada akhir pekan ini.