radarutama.comSepeninggalan Ratu Elizabeth II , tak hanya nama Raja Charles III , nama sang permaisuri Camilla juga menarik perhatian publik.

Seperti diketahui, Camilla merupakan istri kedua. Sedangkan, istri pertama Raja Charles III adalah mendiang Putri Diana .

Menilik perjalanan kisah mereka, Camilla ternyata merupakan selingkuhan Charles.

James Panton dan Kenneth John Panton dalam buku mereka, Kamus Sejarah Kerajaan Inggris, mengungkap bahwa sejoli itu pertama bertemu 1970 di sebuah pertandingan olahraga polo.

Selanjutnya, Camilla disebut yang pertama kali mengejar Charles dengan berani.

Pada salah satu pertemuan di klub, Camilla mendekati Charles.

“Nenek buyutku adalah simpanan kakek buyutmu. Jadi bagaimana?” kata Camilla seperti diceritakan dari buku Kamus Sejarah Inggris.

Dalam buku yang berbeda, yakni, “The Duchess: Camilla Parker Bowles and the Love Affair That Rocked Mahkota,” karya Penny Junor, Charles menggambarkan hubungan mereka dengan kata saling bahagia dan damai.

Diluar deskripsi manis yang dirasakan Charles, hubungan keduanya menemui badai setelahnya.

Dalam film dokumenter ITV, “The Real Camilla : HRH the Duchess of Cornwall,” digambarkan bahwa Lord Mountbatten, paman Pangeran Philip dan anggota keluarga dekat Charles tidak menyetujui hubungan keduanya.

“Lord Mountbatten menasihati Charles: sangat menyenangkan bagi kalian berdua untuk berselingkuh, tetapi ini sama sekali tidak dapat berakhir dengan pernikahan,'” kata seorang juru bicara dalam film dokumenter tersebut.

Pada masa itu, Camilla adalah perempuan muda yang cantik, suka mabuk, dan senang bekerja di perusahaannya.

Para keluarga kerajaan melihat itu dan khawatir bahwa keberanian dan sikap Camilla tidak cukup “bangsawan” untuk pangeran Charles.

Pada perkembangan selanjutnya, kisah mereka kandas ketika Charles mengejar karir angkatan lautnya, sekitar 1970an.

Camilla kemudian menikah pada 1973 dengan Andrew Parker Bowles, mantan pacarnya.

Menurut Daily Mail, Charles hancur mengetahui kabar tersebut.

Ia bahkan mengatakan tidak punya lagi tempat untuk kembali.

Di lain sisi, pernikahan Camilla tidak cukup untuk membuatnya berhenti menyukai Charles.

Ditambah, Andrew sang suami terlibat perselingkuhan dengan wanita lain.

“Dia tidak senang menjadi wanita yang dikhianati. Inilah masalah sebenarnya. Itulah yang mengirimnya kembali ke pelukan Pangeran Charles,” ungkap seorang sumber dalam film dokumenter The Real Camilla : HRH the Duchess of Cornwall.

Sepanjang 1970an, mereka mengalami pasang surut, namun tetap tidak terpisahkan.

Saat anak pertama Camilla dan Andrew, Tom Parker Bowles lahir, Charles bahkan menjadi bapak baptisnya.

Ketika 1977, Camilla melahirkan anak keduanya. Setelah itu, keduanya kembali memulai hubungan romantis.

Salah satu teman Camilla mengatakan pada Daily Males bahwa Camilla telah menyerah atas hubungannya dengan sang suami sah.

Selanjutnya, keduanya diketahui kembali berhubungan pada 1978, meskipun sebagian besar secara diam-diam.

Pada satu masa Charles berada dalam dilema. Satu sisi, ia mencintai seorang wanita yang sudah menikah.

Sementara, di sisi lain ia sadar bahwa ia harus segera menikah.

Diana Spencer yang kini kita kenal sebagai Putri Diana kemudian dipilih menjadi calon Charles.

Setelah selusin kali kencan, Charles melamar Diana.

Satu ketika, pada perayaan pertunangan mereka, seorang wartawan bertanya, “apakah kalian saling mencintai?”

Putri Diana tidak berfikir dua kali untuk menjawab tentu saja. Tapi, Charles mengatakan, “apapun yang kamu maksud dengan jatuh cinta,”.

Pada kesempatan selanjutnya di film dokumentasi “Diana: In Her Own Words”, Putri Diana mengaku sangat terguncang dengan jawaban itu.

Ia bahkan mendatangi ibunda Charles sambil menangis.

Dalam film dokumenter yang sama, diceritakan bahwa Charles masih memikirkan Camilla beberapa hari sebelum pernikahan.

Diana bahkan menemukan paket dari Charles untuk Camilla .

“Aku mendengar pekerja kantornya bilang kalau suamiku membuat gelang untuk Camilla . Aku datang ke kantornya suatu hari dan melihat paket. Apa ini? Aku bertanya. Dia bilang aku tidak boleh melihatnya. Jadi kubuka, dan isinya adalah gelang. Gelang emas dengan inisial F dan G,” kata Diana.

F dan G sendiri merujuk pada nama panggilan yang dibuat Charles dan Camilla , yakni Fred dan Gladys.

Hingga 5 tahun kemudian, desas-desus mulai terdengar. Tentang perselingkuhan, kurangnya dukungan satu sama lain, hingga keberadaan Camilla .

Pada 1986, Charles menghidupkan kembali hubungannya dengan Camilla . Ia juga mengakui hal tersebut ketika melakukan wawancara dengan Jonathan Dimbleby.

Charles mengatakan, ia dan Diana sudah mencoba memperbaiki hubungan, namun tidak berhasil.

Sementara itu, Diana dalam sebuah wawancara BBC juga mengakui bahwa ia sadar dengan perselingkuhan suaminya. Namun, ia dalam posisi tidak bisa melakukan apapun.

Titik kesabaran Diana mencapai puncaknya pada 1989. Ketika menghadiri pesta ulang tahun saudara Camilla , Diana mengajak Camilla untuk bicara empat mata.

“Aku tahu apa yang terjadi antara kau dan Charles, dan aku hanya ingin kau tahu itu,” kata Diana waktu itu.

“Kamu mendapatkan semua yang kamu inginkan. Kamu membuat semua pria di dunia jatuh cinta padamu, kamu punya dua anak yang cantik, apa lagi yang kamu inginkan?” begitu jawaban Camilla menurut kesaksian Diana.

“Saya ingin suami saya,” respon Diana.

Kata Diana, itu adalah hal paling berani yang ia lakukan.

Hubungan perselingkuhan Charles dan Camilla tercium publik pada 1993 ketika rekaman percakapan keduanya bocor ke pers.

Pada 1995, Camilla bercerai. Charles dan Diana menyusul kemudian pada 1996.

Dengan status keduanya, Charles berencana memperkenalkan Camilla pada keluarga kerajaan.

Namun, hal itu digagalkan ketika Diana meninggal dalam kecelakaan tragis 1997.

Charles tentu saja ingin menghindari kemarahan publik yang sedang berkabung.

Meski awalnya mendapat sikap dingin dari Ratu Elizabeth, keduanya naik ke altar dan meresmikan hubungan mereka pada 2005. (Asri Turana Restaripani)***