Proses dan Cara Membuat Tempe secara Tradisional: Cuci Kedelai dan Siapkan Ragi

radarutama.com – Secara umum, proses pembuatan tempe terdiri dari perebusan, perendaman, pengupasan, pendinginan, peragian, dan sebagainya.

Pada dasarnya, tempe adalah hasil fermentasi kedelai menggunakan ragi.

Sehingga, bahan baku kedelai perlu diperhatikan kualitas dan kebersihannya.

Proses membuat tempe membutuhkan waktu kurang lebih tiga hari untuk mendapatkan hasil fermentasi yang baik, dikutip dari BPTP Balitbangtan Provinsi Jawa Tengah .

Proses pembuatan tempe

Ada beberapa cara yang harus dilakukan untuk membuat tempe.

Berikut ini langkah-langkahnya, dikutip dari Indonesia Baik .

1. Sortir biji kedelai yang bagus, agar menghasilkan tempe yang lezat.

Caranya tempatkan biji kedelai pada tampah, kemudaian ditampi.

2. Biji kedelai dicuci dengan air yang mengalir.

3. Biji kedelai yang sudah bersih lalu dimasukkan dalam panci berisi air.

Kemudian, kedelai direbus selama 30 menit atau sampai mendekati setengah matang.

4. Kedelai yang sudah direbus direndam selama semalam hingga menghasilkan kondisi asam.

5. Keesokan harinya, kulit arinya dikupas.

Caranya, kedelai dimasukkan ke dalam air, kemudian remas-remas sambil dikuliti hingga kulit arinya terlepas, yang berupa keping-keping kedelai.

6. Keping kedelai dicuci sekali lagi, dengan cara yang sama seperti mencuci beras yang hendak ditanak.

7. Kemudian, keping kedelai dimasukkan ke dalam dandang lalu ditanak, mirip seperti menanak nasi.

8. Setelah matang, angkat, lalu dihamparkan tipis-tipis di atas tampah.

Tunggu kedelai sampai dingin, airnya menetes habis, dan keping kedelai mengering.

9. Selanjutnya, kamu harus menambahkan ragi.

Pemberian ragi pada kedelai dicampurkan sambil diaduk hingga merata.

Takarannya, 1 kg kedelai menggunakan sekitar 1 gram ragi.

10. Bungkus kedelai yang sudah bercampur rata dengan ragi menggunakan daun pisang atau plastik.

11. Peram bungkusan kedelai.

Jika kamu menggunakan pembungkus plastik, pemeraman dilakukan di atas kajang-kajang bambu yang diletakkan pada rak-rak.

Jika pembungkusnya berupa daun, pemeraman dilakukan pada keranjang bambu yang ditutup goni.

12. Penusukan dengan lidi.

Sesudah diperam semalaman, dilakukan penusukan dengan lidi.

Tujuannya agar udara segar dapat masuk ke dalam bahan tempe.

13. Peram lagi semalaman, keesokan harinya tempe yang dibuat telah jadi dan siapdikonsumsi.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Artikel lain terkait Resep Tempe

Produsen Tahu Tempe di Jawa Barat Lakukan Mogok Produksi Selama 3 Hari Imbas Harga Kedelai Naik

Privacy Policy

We do not collect identifiable data about you if you are viewing from the EU countries.For more information about our privacy policy, click here

Produsen Tahu Tempe di Jawa Barat Lakukan Mogok Produksi Selama 3 Hari Imbas Harga Kedelai Naik

Penataan Dapil Masih Belum Ideal Jelang Pemilu 2024, BRIN Ungkap Penyebabnya

BRIN: Penataan Belum Ideal, Dapil Bukan Cuma soal Bagi-bagi Kursi ke Daerah

Nota Keberatan AKBP Arif Rachman: Minta Dibebaskan dari Dakwaan & Dipulihkan Harkat Martabatnya

Anies Baswedan Tak Diundang saat HUT Golkar, Airlangga Sebut Hanya Undang Ketua Umum Partai

Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional di Kemenkopolhukam, Wapres Ma’ruf Amin: Peran Diakui Negara

Momen Iriana Jokowi Ajak Calon Mantu Nonton Konser Ari Lasso, Joget Bareng di Bangku Penonton

Penampakan Megah Masjid Hadiah Pangeran UEA untuk Jokowi di Solo, Sheikh MBZ Akan Hadiri Peresmian E

Ada 3 Eks Kapolri yang Tak Ikut Datang Temui Listyo Sigit, Jabat Era SBY dan Jokowi

Kapolri Beri Instruksi Tegas ke Anggota ‘Jangan Suka Ghosting Laporan Warga, Ditelepon Ya Diangkat!’

Vladimir Putin Buka Suara soal Kemungkinan Pakai Senjata Nuklir di Ukraina, ‘Itu Tidak Masuk Akal!’

Mantan Jenderal Rusia Usul agar Wanita Juga Diikutkan Wajib Militer untuk Perang di Ukraina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *