radarutama.comPIKIRAN RAKYAT – Kekuasaan kerajaan Inggris tidak hanya memegang wilayah Britania Raya saja, adapun negara lain yang masih menganggap Kepala Negara utama mereka adalah Raja atau Ratu Inggris.

The Commonwealth of Nations merupakan sebuah organisasi internasional yang mengumpulkan negara-negara hasil jajahan Inggris ataupun negara berdaulat yang didirikan oleh Inggris. Negara-negara yang masuk ke dalam organisasi ini mengakui Ratu Elizabeth II (Kepala Negara Inggris) sebagai ketua persemakmuran bahkan menganggap sang Ratu sebagai kepala negara mereka.

The Commonwealth ini merupakan organisasi yang bertujuan untuk mencapai kemakmuran, demokrasi dan perdamaian. Organisasi ini juga dibentuk untuk saling mendukung antar negara baik dari segi ekonomi, pendidikan, pemerintahan, hingga kesehatan.

The Commonwealth of Nation terbentuk dari tahun 1926, yang kala itu banyak negara hasil jajahan Inggris yang menginginkan kebebasan yang berbeda. Sehingga negara-negara yang dulu berada di bawah pemerintahan Inggris ingin memiliki kedaulatannya sendiri.

Hingga akhirnya negara yang ingin terlepas dari Inggris berhasil memperoleh kedaulatannya dan negara-negara semi-independen ini disebut Dominion.

Mengapa disebut negara semi independen? Karena negara ini diberikan kekuasaan secara penuh untuk membentuk suatu pemerintahan sendiri.

Namun, mereka tetap termasuk ke dalam komunitas persemakmuran Inggris, karena mereka masih mempunyai utang kesetiaan terhadap Raja dan Ratu Inggris, tetapi Inggris tidak akan ikut campur dalam pemerintahan mereka.

Hasilnya, konferensi yang diadakan pada tahun 1926 ini yang dihadiri oleh pemimpin Dominion dan Inggris ini sepakat untuk membangun sebuah komunitas yang anggotanya setara dengan kerajaan Inggris.

Komunitas inilah yang disebut British Commonwealth of Nation atau biasa disebut The Commonwealth saja.

Baca Juga: Sempat Tuding Kerajaan Rasis, karena hal Ini Anak Meghan Markle dan Pangeran Harry Dapat Gelar

Terdapat 56 negara yang termasuk kedalam organisasi The Commonwealth, tak hanya di wilayah Eropa negara-negara ini juga tersebar ke wilayah lain seperti Asia, Afrika, Australia, hingga Amerika.

Dari 56 negara yang termasuk The Commonwealth atau Persemakmuran Inggris, terdapat 15 negara yang mengakui Raja atau Ratu kerajaan Inggris sebagai Kepala Negara mereka.

Ke-15 negara yang mengakui Ratu Elizabeth II (Kepala Negara Inggris) sebagai kepala negara mereka :

Lima belas Negara ini menganut sistem monarki konstitusional, yang menjadikan Ratu Elizabeth II sebagai kepala negara mereka dan menjadikan sang Ratu sebagai simbolis negara.

Negara-negara bekas jajahan inggris seperti Sri lanka, India, Pakistan, Singapura, Malaysia hingga Afrika Selatan pun menjadi bagian dari The Commonwealth of Nations .

Tak hanya negara-negara bekas jajahan Inggris saja, seiring dengan perkembangan zaman, The Commonwealth membuka peluang bagi negara lain diluar kekuasaan Inggris untuk bergabung dengan organisasi mereka. Seperti negara Mozambik dan Rwanda yang bergabung dengan Commonwealth pada tahun 1995.

Setelah meninggalnya Ratu Elizabeth II, ketua persemakmuran Inggris ini akan digantikan oleh Raja Charles III yang secara langsung diangkat menjadi penerus tahta selanjutnya. Begitu pula dengan negara lain yang Kepala Negaranya dibawah monarki Inggris. (Gia Ananda)***