radarutama.com – Kenaikan tarif ojek online (ojol) akhirnya diberlakukan setelah dua kali mundur dan mengalami penundaan.

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengaku sadar bahwa mustahil kenaikan ini bisa memuaskan semua pihak.

Namun, dia memastikan bahwa kementerian di bawah kepemimpinanya telah menampung sebanyak-banyaknya aspirasi yang merepresentasikan semua kalangan terkait.

“Kita ini kan sudah mendengarkan semua pihak, dibuktikan kita mengundurkan (tanggal pemberlakukan) dua kali gitu ya,” ujar dia, di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat, 9 September 2022.

Baca Juga: Tarif Ojol Naik Sabtu 10 September 2022, Kemenhub Rilis Rincian Tarifnya

“Tentu hal-hal ini kita dengarkan semuanya, tidak mungkin kita memberikan suatu (hal yang tidak) menyenangkan semua pihak,” ujar Budi, seperti dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.

Budi melanjutkan, pro kontra masyarakat dalam setiap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah merupakan suatu niscaya.

Namun, dia mengklaim dirinya dapat memastikan para pengguna dan pengendara puas dengan penetapan tarif baru ojol tersebut.

“Tidak ada voting tapi kita mendengarkan semua pihak. Insya Allah ini baik dari beberapa sampling yang kita dengarkan kepada pengguna dan pengendara mereka rata-rata puas dengan kondisi ini,” kata Budi.

Baca Juga: Tiga Titik Aksi Demo Tolak Kenaikan BBM Bersubsidi, Mahasiswa Hingga Ojol Turun Serempak

Sebelumnya, telah ramai dalam pemberitaan bahwa Kementerian Perhubungan resmi menaikkan tarif ojek online (ojol) yang akan mulai berlaku pada Sabtu, 10 September 2022.

Jangan sampai salah, berikut tarif ojol baru sesuai zona wilayah sebagaimana ditetapkan dan diumumkan oleh Kemenhub.

Tarif Ojol Zona I

Zona ini meliputi Sumatera, Bali, dan Jawa selain Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Biaya jasa batas bawah: Rp2.000 per km

Biaya jasa batas atas: Rp2.500 per km

Baca Juga: Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa Ojol Atraksi Debus Tusuk Mulut

Biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa per 4 km pertama antara Rp 8.000 sampai Rp10.000

Tarif Ojol Zona II

Zona ini meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Biaya jasa batas bawah: Rp2.550 per km

Biaya jasa batas atas: Rp2.800 per km

Biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa per 4 km antara Rp 10.200 sampai Rp11.200

Tarif Ojol Zona III

Zona ini meliputi Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan sekitarnya, Maluku, dan Papua.

Biaya jasa batas bawah: Rp2.300 per km

Biaya jasa batas atas: Rp2.750 per km

Biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa per 4 km antara Rp 9.200 sampai Rp11.000. ***