radarutama.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Semarang mendapat temuan baru soal penemuan mayat terindikasi salah satu Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) Pemkot Semarang bernama Iwan Budi Paulus.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Djuhandani menduga jasad yang ditemukan hangus terbakar di kawasan Marina, Kota Semarang , adalah korban pembunuhan .

“Ada beberapa hal yang sepintas diduga sebagai korban pembunuhan ,” kata Djuhandani saat olah TKP di Semarang , Jumat.

Dugaan itu diperoleh dari temuan adanya bekas yang diduga akibat dari penganiayaan. Polisi juga masih mendalami apakah korban sudah meninggal dunia atau belum saat kejadian atau terbakar.

Namun demikian, dia memastikan dugaan korban pembunuhan atau bukan masih harus menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik.

Sebelumnya, petugas mendapat laporan penemuan sosok mayat hangus terbakar bersama sepeda motor di kawasan tanah milik PT Family di kawasan Marina, Kota Semarang .

Setelah mendatangi TKP, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Irwan Anwar mengatakan jasad tersebut terindikasi bernama Iwan Budi Paulus (51), seorang PNS Pemkot Semarang yang dilaporkan hilang sejak dua pekan lalu.

Dugaan itu muncul berdasarkan hasil olah TKP dengan ditemukannya sepeda motor terbakar yang biasa dipakai Iwan Budi Paulus dengan pelat nomor polisi H-9799-RA, di mana sepeda motor itu identik dengan yang dipakai Iwan saat dilaporkan hilang sejak dua pekan lalu.

Selain sepeda motor, polisi juga menemukan laptop, telepon seluler, dan papan nama bertuliskan nama lengkap korban di lokasi.

Kendati demikian, penemuan jasad terbakar dengan sepeda motor itu masih harus dipastikan kebenarannya apakah Iwan Budi Paulus atau bukan.

“Harus menunggu hasil laboratorium forensik dan tes DNA untuk memastikan jasad tersebut Iwan Budi atau bukan,” kata Kombes Pol.Irwan Anwar di Semarang , Jumat.

Irwan menuturkan, pada saat pertama kali ditemukan, jasad diduga PNS Pemkot Semarang itu telah terbakar dan tanpa kepala serta tangan.

“Sejumlah anggota tubuh, seperti kepala, tangan kanan dan kiri, serta kaki kanan tidak ditemukan di TKP,” tuturnya.

Menurutnya, ada beberapa kemungkinan anggota tubuh itu tidak ditemukan di TKP karena diambil hewan.

“Bisa kemungkinan diambil oleh hewan liar,” ucapnya, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.

Sementara itu, Iwan Budi Paulus dilaporkan hilang sejak 24 Agustus 2022. Ia ternyata menerima panggilan dari Polda Jateng untuk dimintai keterangan soal kasus korupsi.

Namun, dia dilaporkan menghilang sehari sebelum diperiksa sebagai saksi di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng terkait dengan dugaan korupsi pengalihan aset.***