radarutama.com – Harga SUV ‘bongsor’ bekas seperti Mitsubishi Pajero dan Toyota Fortuner sedang anjlok. Sonny Jaya Saputra, Pemilik gerai Mobkas 25 Mobilindo yang berlokasi di Bez Auto Center Gading Serpong, Tangerang mengungkapkan hal ini terjadi akibat menurunnya permintaan.

“Mobil harga Rp 300-400 juta terpengaruh banyak, turun puluhan juta, berasa. Sekarang pasang harga sampai downgrade, Pajero 2017 buka Rp 440 juta sekarang turun jadi Rp 410 juta, turun puluhan juta,” katanya kepada CNBC Indonesia, Jumat (9/9/22).

Kondisi serupa juga terjadi pada mobil pesaingnya, yakni Toyota Fortuner. Semula, mobil ini sempat mengalami kenaikan harga signifikan di awal hingga pertengahan tahun 2022. Namun kini harganya mengarah tren turun.

“Fortuner 2016, buka Rp 415-410 juta, sekarang range Ro 370-375 juta. Tapi harga tergantung kondisi, nggak jadi patokan harga,” sebut Sonny.

Kondisi mobil juga menjadi indikator berapa besar penurunannya. Ketika harga turun, maka bisa jadi momentum yang pas bagi pengendara yang memang mengincar mobil SUV ini.

“Nah sebulan ini Fortuner Pajero turun selisih Rp 30-50 juta, sekarang balik lagi,” lanjutnya.

Kondisi ini berbeda dengan awal tahun ini, dimana segmen kelas atas seperti dikuasai Mitsubishi Pajero dan Toyota Fortuner. Hal ini menjadi indikasi bahwa penjualan mobil bekas bergeliat kala itu.

“Bukannya turun, harga mobil naiknya kenceng. Karena saya tahun kemarin menjual Mitsubishi Pajero 2017 harga Rp 370-380 juta, belinya di bawah Rp 350 juta. Sekarang belinya dari pemakai, untuk nampungin saja tembus Rp 400-410 juta, untuk beli lho, jual Rp 450-440 juta,” katanya kepada CNBC Indonesia, Selasa (22/3/22) lalu.