radarutama.com – epolisian Negara Republik Indonesia ( Polri ) sempat menempatkan sejumlah anggotanya yang diduga melanggar etik dalam penanganan kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, di tempat khusus.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, semua anggota yang ditempatkan khusus telah selesai menjalani masa kurungan.

“Yang dipatsus kalau enggak salah sudah selesai semuanya, kecuali yang tersangka tindak pidana, secara pidananya kan ditahan,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (9/9/2022).

Dedi mengatakan, 11 personel yang sudah selesai menjalani kurungan itu bertugas di Pelayanan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Yanma Polri).

“Di tempatkan sesuai dengan putusan, di Yanma jadi di bawah pengawasan Yanma dan Propam setiap hari di awasi,” tuturnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di ruang rapat Komisi III DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (24/8/2022) mengungkapkan sebanyak 35 personel diduga melanggar etik terkait penanganan kasus Brigadir J.

Terhadap 35 personel yang diduga melanggar etik itu juga telah dimutasi ke Yanma Polri.

Dari jumlah 35 itu, sebanyak 18 anggota yang ditempatkan di tempat khusus.

Diketahui, dari 18 orang itu, sudah ada 7 yang telah ditetapkan tersangka obstruction of justice atau menghalangi penyidikan kasus Brigadir J.

Terhadap 7 tersangka tersebut tetap dilakukan penahanan.

Tujuh tersangka itu adalah mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, mantan Karopaminal Propam Polri Brigjen Hendra Kurniawan.

Kemudian, mantan Kaden A Ropaminal Divisi Propam Polri Kombes Agus Nur Patria, mantan Wakaden B Biropaminal Divisi Propam Polri AKBP Arif Rahman Arifin, dan mantan Ps Kasubbagaudit Baggak Etika Powabprof Divisi Propam Polri Kompol Chuck Putranto.

Selanjutnya, mantan Ps Kasubbagriksa Baggak Etika Rowabprof Divisi Propam Polri Kompol Baiquni Wibowo, dan mantan Kasub Unit I Sub Direktorat III Dittipidum Bareskrim Polri AKP Irfan Widyanto.

Berikut daftar 11 anggota yang telah bebas dari tempat khusus:

Di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat:

  1. Brigjen Benny Ali, mantan Karo Provos Divisi Propam Polri
  2. Kombes Susanto, mantan Kabaggakum Biro Provos Divisi Propam Polri
  3. AKBP Jerry Raymond Siagian, mantan Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya
  4. Kombes Budhi Herdi Susianto, mantan Kapolres Metro Jakarta Selatan

Di Provos Divisi Propam Polri:

  1. AKBP Ari Cahya Nugraha, mantan Kanit 1 Subdit 3 Dittipidum Bareskrim Polri
  2. AKBP Ridwan R Soplanit, mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan
  3. AKP Rifaizal Samual, mantan Kanit 1 Satreskrim Polres Jakarta Selatan
  4. AKBP Handik Zusen, mantan Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya
  5. AKBP Raindra Ramadhan Syah, mantan Kasubdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya
  6. AKBP Pujiyarto, mantan Kasubdit V Renakta Polda Metro Jaya
  7. Kompol Abdul Rohim, mantan Kanit 2 Jatanras Polda Metro