radarutama.comPIKIRAN RAKYAT – Usai kenaikan harga bahan bakar minyak ( BBM ) yang diputuskan pemerintah beberapa waktu lalu, berdampak pula pada penyesuaian tarif ojek online (ojol) terbaru yang sempat mengalami penundaan.

Penyesuaian tarif ojol terbaru akan mulai diberlakukan pada Sabtu, 10 September 2022.

Hal ini disampaikan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan ( Kemenhub ).

Dia menuturkan, untuk Zona I dan Zona III, kenaikan sebesar 6 hingga 10 persen biaya jasa.

“Penyesuaian tersebut dilakukan menyusul kenaikan harga BBM ,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno, belum lama ini.

Kendati begitu Hendro juga menambahkan terkait keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 564 Tahun 2022 Tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk kepentingan Masyarakat yang terbaru.

Berikut rincian tarif ojol yang disesuaikan Kemenhub menyusul kenaikan harga BBM :

Tarif ojol Zona I

(Sumatra, Bali, dan Jawa selain Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi).

Biaya jasa batas bawah: Rp2.000 per kmBiaya jasa batas atas: Rp2.800 per kmBiaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa antara Rp7.000-Rp10.000

Selain Zona I yang mengalami penyesuaian tarif ojol terbaru, Zona II (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi atau Jabodetabek) juga terdapat kenaikan biaya batas bawah sebesar 13,33 persen dan batas atas sebesar 6 persen.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara, Hendro menyebut, kenaikan tarif ojol dipengaruhi oleh beberapa komponen biaya jasa seperti PPN dan UMR dan biaya tak langsung seperti sewa penggunaan aplikasi sebesar 15 persen.

Perlu diketahui, usai kenaikan harga BBM bersubsidi, tarif kenaikan ojol sempat ditunda beberapa kali.***