radarutama.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin (Sutha) Jambi menjalin kerjasama dengan Global Center For Innovation and Learning (GCFIL)USA, salah satunya untuk pelatihan Project Managementsebagai upaya perguruan tinggi meningkatkan sumber daya manusia.Rektor UIN Sutha Jambi, Prof. Suaidi, Kamis, mengatakankerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) tentang pendidikan, penelitian, pengembangan masyarakat, dan peningkatan sumber daya manusia.”MoU ini bertujuan untuk melaksanakan pelatihan project management, bagaimana mengelola proyek kerjasama dengan berbagai lembaga internasional,” katanya.Dia menambahkan, Ini merupakan salah satu tindak lanjut dari kerjasama internasional, UIN Jambi dengan institusi luar negeri yang sebelumnya telah berlangsung dengan Michigan State University (MSU).

Dia berharap ke depan lebih banyak tindak lanjut UIN Jambi untuk menembus kerjasama yang lebih luas bukan hanya dengan GCFIL, tapi juga dengan kampus-kampus di luar negeri lainnya.”Kita harapkan nanti dosen yang belum pernah melakukan proyek internasional dapat bergabung untuk bisa melaksanakan proyek,” kata Su’aidi.Kerja sama ini, menurutnya, akan membawa UIN Jambi untuk dapat berpartisipasi membantu pembangunan Indonesia di bidang peningkatan SDM dengan LPDP dan lembaga donor lainnya.”Kita juga diberi pemahaman tentang proyek manajemen dan langkah-langkah apa yang dapat kita ambil bentuk kerjasama, memperoleh skema pembiayaan dari luar negeri,” ujarnya.Ketua International Office UIN Jambi, Dion Ginanto mengatakan GCFIL dari USA merupakan lembaga yang sangat peduli dalam bidang proyek internasional dan lembaga itu sudah mengadakan kegiatan di Afrika, Middle East, Amerika, Eropa dan banyak negara-negara lainnya.Dia mengatakan UIN Jambi ingin mengadakan proyekpembangunan, pengabdian pada masyarakat, proyekpenelitian dan sebagainya dan dari GCFIL sudah menyetujui sehingga akan terbentuk kerjasama.”Kita akan membuat proposal bersama sehingga nanti UIN Sutha Jambi benar-benar ikut menjadi aktor dalam pembangunan dunia yang lebih baik,” katanya menambahkan.*