Etilen Glikol, Bahan Obat Sirop Yang Ternyata Buat Cairan Radiator Juga

radarutama.com – Jakarta — Nama zat senyawa kimia etilen glikol sedang ramai diperbincangkan. Pasalnya, zat tersebut diduga disalahgunakan lantaran terkandung pada obat sirop yang menyebabkan gagal ginjal akut pada anak.

Mungkin banyak Carmudian yang belum tahu apa itu etilen glikol sebenarnya.

Menurut informasi yang kami himpun dari berbagai sumber, etilen glikol sendiri merupakan senyawa organik yang dipakai sebagai bahan mentah dalam pembuatan fiber poliester, industri pabrik yang dipakai pada botol plastik.

Senyawa ini sebenarnya sudah lama digunakan juga untuk kandungan campuran pendingin mesin kendaraan atau radiator coolant.

Hal tersebut dikarenakan titik beku senyawa tersebut sangat rendah dan titik didihnya lebih tinggi dari air.

Etilen glikol ini juga tak memiliki warna dan bau, tapi memiliki rasa manis.

Senyawa tersebut termasuk ke dalam kategori berbahaya jika dikonsumsi atau masuk ke dalam tubuh manusia dengan beberapa efek yang dihasilkan.

Ketika terhirup, etilen glikol akan teroksidasi menjadi asam glikolat yang akan berubah menjadi asam oksalat dengan sifat racun berbahaya.

Racun tersebut bisa menyerang sistem saraf pusat, jantung, dan ginjal jika tak segera ditangani.

Air radiator yang mengandung etilen glikol tentu punya titik didih di 115 derajat celcius.

Air radiator coolant pada kendaraan mengandung senyawa yang memiliki titik didih lebih tinggi dibanding air biasa

Tidak heran jika senyawa ini kerap digunakan untuk menjadi campuran air radiator lantaran punya titik didih yang tinggi.

Sistem pendinginan mesin pun juga akan jadi lebih baik karena titik didih air radiator lebih baik daripada air biasa.

Sebagai informasi tambahan, beberapa waktu lalu Kementerian Kesehatan tengah memeriksa penderita gangguan ginjal akut yang terjadi secara misterius.

Jumlah penderitanya, hingga artikel ini dibuat, mencapai 241 kasus yang ditemui di berbagai kota dengan 133 orang di antaranya meninggal dunia.

Penulis: Rizen PanjiEditor: Dimas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *