radarutama.com – Ratu Elizabeth II meninggal dunia pada Kamis (08/09/2022) sore waktu setempat di Kastil Balmoral, Aberdeenshire, Skotlandia.

Ratu meninggal pada usia 96 tahun.

Putra sulung Ratu, Pangeran Charles akan dinobatkan sebagai raja baru atau Raja Charles III, dengan Camila Duchess of Cornwall sebagai permaisuri.

Ketika Ratu Elizabeth II meninggal , banyak perubahan akan terjadi. Salah satu yang mungkin banyak ditanyakan orang-orang adalah, apakah desain gambar pada uang koin dan kertas Poundsterling akan ikut berubah?

Gambar pada koin dan uang kertas setelah Ratu Elizabeth II meninggal

Dikutip dari , kepala Raja baru akan ada pada uang koin dan uang kertas Poundsterling. Namun, penggantiannya tentu tidak begitu saja.

Uang kertas yang beredar dengan desain wajah Ratu bernilai gabungan hingga 80 miliar Poundsterling. Menggantinya dengan alternatif uang kertas baru yang menampilkan wajah Raja baru butuh waktu setidaknya dua tahun.

Senada, dikutip dari , koin dan uang kertas baru perlu dirancang terlebih dahulu dan dicetak, namun belum akan muncul dalam sirkulasi umum selama beberapa waktu.

Komite penasihat Royal Mint perlu mengitimkan sejumlah rekomendasi gambar koin baru kepada Kanselir dan mendapatkan persetujuan kerajaan.

Setelah itu, gambar mata uang baru akan dicetak dan didistribusikan ke seluruh Inggris, sembari mata uang lama dihapus secara bertahap saat digunakan. Namun, mata uang bergambar Ratu Elizabeth II akan tetap sah dan bisa dibelanjakan hingga periode tertentu.

Prosesnya cukup panjang.

Ketika Ratu Elizabeth II naik takhta pada 1952, misalnya, uang kertas tak serta berubah. Wajah putri sulung Raja George VI itu baru muncul pada 1960 pada lembaran uang 1 Poundsterling.

Saat itu, uang kertas bergambar wajah Raja Inggris juga muncul pada lembaran 20 dollar di Kanada, koin di Selandia Baru, derta semua koin dan uang kertas yang dikeluarkan bank sentral Karibia Timur, dan bagian lain dari Persemakmuran.

Sementara pergantian desain koin bisa berubah lebih lama lagi. Jika mengikuti jejak sejarah, pada satu periode biasanya ada beberapa wajah Raja Inggris sebab pergantian koin terjadi secara organik, bukan penarikan.