radarutama.com – Kurir paket merupakan sosok yang sering kali ditunggu-tunggu setelah berbelanja online. Mereka bisa mengirimkan ratusan paket setiap harinya. Lantas berapa gaji kurir paket?

Kurir dari salah satu perusahaan ekspedisi J&T Express Indonesia bernama Febryansah bercerita, sistem gaji menjadi kurir berdasarkan jumlah paket yang diantar dan sampai ke customer. Tapi yang tidak sampai ke pelanggan tidak dihitung.

Untuk satu paketnya di J&T sendiri yang didapatkan Febry sebesar Rp 1.500 per paket. Sementara paket yang dikirim Febry kurang lebih bisa 120 paket.

“Gaji kita itu per paket dihitungnya, Rp 1.500 per paketnya, nah itu kita atur banyak-banyakan paket yang di antar. Ya gaji sebulan meganglah Rp 4,2 juta, tetapi itu tidak nentu juga,” ujar Febry kepada, Jumat (9/9/2022).

“Kalau lagi banyak paketnya itu kalau lagi promo nih kaya free sale 9.9. Menjelang hari raya juga banyak,” tambahnya.

Meski begitu, Febry mengatakan hanya mendapatkan gaji saja tidak ada uang makan atau transport. “Kalau makan paling kita mengandalkan uang tip aja dari customer, bensin service nggak ada reimburse-reimburse,” lanjutnya.

Dihubungi terpisah, kurir paket bernama Rizky dari Anteraja juga mengatakan hal senada bahwa gaji yang didapatnya berdasarkan jumlah paket yang diantar dan diterima oleh pelanggan. Untuk di Anteraja sendiri nilainya Rp 1.750 per paket.

“Satu paket itu di Anteraja Rp 1.750, paling banyak saya bisa antar 175 paket, itu kalau lagi ramai ya. Cuma kalau sekarang lagi sepi nggak sampai 100 paket, saya aja baru bawa 40 paket ini,” ungkapnya.

Rizky mengatakan lebih senang jika gajinya dihitung per paket. Jadi dirinya bisa mendapatkan gaji lebih besar dengan semakin banyak paket yang diantar. Meskipun pahitnya jika situasi paket tengah menurun, gaji yang didapat pun menurun.

“Kalau saya pribadi ya enakan target gini ya. Semakin banyak paket, gaji kita semakin banyak. Tetapi kan masing-masing orang beda ya pendapatnya,” tambah Rizky.