radarutama.com – Sebanyak 14 mantan presiden Amerika Serikat (AS) berbelasungkawa atas meninggalnya Ratu Elizabeth II . Mereka mengeluarkan pernyataan resmi.

Mantan Presiden AS Barack Obama mengatakan ia terpesona dengan Ratu Elizabeth. Ia menyebut Ratu Elizabeth bermartabat.

“Michelle (istri Obama) dan saya cukup beruntung untuk mengenal Yang Mulia, dan dia sangat berarti bagi kami,” tulis keluarga Obama.

“Dulu ketika kami baru memulai kehidupan sebagai Presiden dan Ibu Negara, dia menyambut kami ke panggung dunia dengan tangan terbuka dan kemurahan hati yang luar biasa. Berkali-kali, kami dikejutkan oleh kehangatannya,” tambah mereka.

Mantan Presiden AS lainnya, Donald Trump juga mengeluarkan pernyataan. Ia mengenang Ratu Elizabeth II.”Kepemimpinannya dan diplomasi yang bertahan lama mengamankan dan memajukan aliansi dengan Amerika Serikat dan negara-negara di seluruh dunia. Namun, dia akan selalu dikenang karena kesetiaannya pada negaranya dan pengabdiannya yang tak tergoyahkan kepada rekan senegaranya dan wanita,” kata Trump.

“Melania (istri Trump) dan saya akan selalu menghargai waktu kita bersama dengan Ratu, dan tidak akan pernah melupakan persahabatan yang mulia, kebijaksanaan yang luar biasa, dan selera humor yang luar biasa dari Yang Mulia. Betapa agung dan cantiknya dia-tidak ada yang seperti dia!” Trump juga mengatakan.

Sementara itu, Presiden ke-43 AS George Bush menulis “Menghabiskan waktu di Istana Buckingham, dan minum teh bersama Yang Mulia – dan Corgis – adalah salah satu kenangan terindah kita selama menjadi presiden,” kenang Bush.

“Laura dan saya merasa terhormat telah mengenal Yang Mulia Ratu Elizabeth II. Dia adalah wanita dengan kecerdasan, pesona, dan kecerdasan yang luar biasa,” tulisnya.

“Ratu Elizabeth dengan cakap memimpin Inggris melalui saat-saat gelap dengan kepercayaannya pada rakyatnya dan visinya untuk hari esok yang lebih cerah. Dunia kita diuntungkan dari tekadnya yang mantap, dan kami berterima kasih atas pengabdiannya selama puluhan tahun sebagai penguasa,” tambah Bush.

Mantan Presiden Bill Clinton dan mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton menghormati kepergian Ratu Elizabeth dengan mengingatnya sebagai sosok yang martabat, dan peduli akan kesejahteraan rakyat.

“Di bawah sinar matahari atau badai, dia adalah sumber stabilitas, ketenangan, dan kekuatan,” kata Clinton.