radarutama.comTRIBUNNEWS.COM, ARAB SAUDI – Cerita Tenaga kerja Wanita (TKW) di Arab Saudi bernama Umi Rizal rela bekerja ke majikan sampai tengah malam.

Hal itu dia lalukan hanyalah untuk memenuhi kebutuhan hidup dan keluarganya.

Meski harus keringatan melayani para pelanggan setianya.

Diketahui Umi Rizal sudah bekerja di Arab Saudi selama 25 Tahun dan berupaya memberikan yang terbaik untuk majikan dan pelanggan.

Tidak mengherankan bila Umi tetap melayani pelanggan hingga tengah malam asalkan gaji dan bonus didapatkan sesuai.

Umi Rizal bekerja di salon milik majikannya di Arab Saudi.

Salon tersebut kadang buka sampai tengah malam jika ada pelanggan yang datang.

Salon tersebut hanya melayani potong rambut hingga mempercantik diri khusus wanita.

Hal itu dia ungkapkan sebagaimana dilansir oleh Bangkapos.com dalam video di kanal Youtube Umi Rizal pada Jumat, 9 September 2022.

Umi Rizal mengatakan bahwa menjadi tukang salon harus siap melakukan apapun demi kepuasan pelanggan.

Tidak hanya kepuasan pelanggan, tentunya itu akan membuat majikannya senang.

Bahkan dirinya juga dapat untung karena mendapatkan uang lebih dari kerja lembur itu.

TKW Indonesia yang menjadi tukang salon itupun mengatakan rela sampai tengah malam panas-panas demi kepuasan pelanggan.

Terutama melayani pelanggan yang ingin potong rambut.

“Saya rela kerja panas-panasan malam hari sampai keringatan,” ucapnya.

Walaupun begitu, semua itu dilakukan oleh TKW Indonesia demi kepuasan pelanggan dan juga uang.

“Semakin baik kerja kita dan semakin banyak pemasukan uang dari salon maka semakin banyak pula gaji yang diberikan oleh majikan,” sebutnya dalam video.

Terpenting adalah mendapatkan konsumen dan kerja yang bagus sehingga kemungkinan majikan menaikan gaji.

Dirinya lebih memilih salon yang besar.

Sebab costumernya menengah ke atas.

Jelas menurut pemilik akun Umi Rizal itu sudah tahu persis permintaan konsumen seperti apa.

“Selain mendapatkan uang, bekerja di salon besar juga kita bisa belajar,” bebernya.

Banyak wanita Indonesia menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) terutama di Arab Saudi.

Wajar saja jika banyak TKW dari Indonesia mendapatkan gaji dan bonus yang besar hasil itu.

Pekerja Indonesia di Arab Saudi sebagian besar adalah pekerja rumah tangga.

Tetapi beberapa bekerja di salon, rumah sakit, sekolah dan restoran.

Menurut beberapa TKW Indonesia, penghasilan terbesar yaitu bekerja di salon di Arab Saudi.

TKW Indonesia yang bekerja di salon dapat menerima gaji hingga Rp5 juta setiap hari, bukan bulanan.

Namun, TKW Indonesia yang bekerja di salon tidak begitu banyak karena membutuhkan keahlian khusus.

Maka tidak heran jika gajinya besar, karena keahlian sangat dibutuhkan dalam bekerja di tukang salon. (Bangkapos.com/Widodo)

Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Kisah Umi TKW di Arab Saudi Layani Pelanggan Sampai Keringatan, Dapat Bonus Besar dari Majikan

Viral Video TKW Arab Saudi Nangis Minta Dipulangkan, Ngaku Kerap Dianiaya Anak Majikan hingga Luka

Viral Video TKW Arab Saudi Nangis Minta Dipulangkan, Ngaku Kerap Dianiaya Anak Majikan hingga Luka

Jemaah Haji Indonesia yang Dirawat di Arab Saudi Dipulangkan Secara Bertahap

Presiden Jokowi Akui Indonesia Tolak Pesanan 2,6 Juta Ton Beras dari China hingga Arab Saudi

3 Kloter Terakhir Jemaah Haji Indonesia Akhirnya Tinggalkan Arab Saudi & Kembali ke Tanah Air

Piala Dunia 2022: Harapan Menang bagi Argentina, Scaloni sebagai Pelatih Messi sebagai Motor Tim

Tiket Dua Pertandingan Ludes Terjual! Timnas Argentina Tim Paling ditunggu di Piala Dunia 2022 Qatar

Tak Dipecat, AKBP Pujiyarto Dikurung 28 Hari seusai Terbukti Langgar Kode Etik di Kasus Brigadir J

Kapolda Jatim dan Sumut Bantah Terlibat Kasus Ferdy Sambo, Bagaimana dengan Kapolda Metro Jaya?

Alasan Bripka RR Belum Ajukan sebagai Justice Collaborator seusai Cabut Keterangan Ikut Skenario FS

11 Polisi yang Diduga Langgar Etik terkait Kasus Brigadir J & Ditahan di Tempat Khusus Kini Bebas

Tak Dipecat, Polwan yang Terseret Kasus Brigadir J Disanksi Demosi 1 Tahun dan Buat Permintaan Maaf

Provinsi Sulawesi Utara Sambut Investor Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik