Masa Berkabung Nasional Buntut Tragedi Itaewon hingga 5 November 2022, PNS Korsel Wajib Pakai Pita

radarutama.com – Menurut Perdana Menteri Korea Selatan, Han Duk Soo, selama masa berkabung, seluruh institusi publik dan kantor diplomatik akan mengibarkan bendera setengah tiang.

Selain itu seluruh acara yang dinilai tidak mendesak juga akan ditunda dikutip dari CNN International .

Han juga mengungkapkan seluruh pelayan publik serta pegawai untuk institusi publik akan mengenakan pita sebagai bentuk duka cita selama masa berkabung dilakukan.

Sebelumnya, Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-yeol juga telah mengumumkan masa berkabung nasional.

Pada kesempatan tersebut, Yoon menganggap tragedi yang menewaskan 151 orang itu tidak perlu terjadi.

“Ini sangatlah mengerikan. Tragedi dan bencana ini seharusnya tidak pernah terjadi,” tuturnya.

Sebagai pemimpin Korea Selatan, Ia mengaku terpukul atas insiden yang terjadi.

“Sebagai presiden yang bertanggung jawab atas hidup dan keamanan warganya, hati saya dan diri saya akan berjuang mengatasinya di atas rasa duka yang masih ada,” jelasnya.

Ia juga menambahkan insiden Itaewon ini akan menjadi prioritas utama untuk diselesaikan.

“(Insiden ini) akan menjadi prioritas utama dalam penyelesaian dan langkah-langkah lanjutannya,” kata Yoon.

Yoon menambahkan pihaknya akan membantu seluruh persiapan pemakaman dan perawatan maksimal bagi korban luka termasuk dengan menugaskan para petugas publik untuk merekrut pegawai kesehatannya sendiri.

“Hal yang paling penting sekarang adalah bertekad untuk mengetahui penyebab insiden tersebut dan mencegah hal yang sama terjadi.”

“Kita akan secara menyeluruh menginvestigasi penyebab dari kecelakaan ini dan membuat peningkatan mendasar sehingga hal serupa tidak terjadi di masa depan,” jelasnya

Lebih lanjut, Yoon juga menginstruksikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Korsel dan kementerian bersangkutan untuk melakukan evaluasi terkait keadaan darurat terhadap seluruh perayaan Halloween atau festival lokal lainnya untuk menjamin gelaran tersebut berjalan dengan aman.

Seusai menyampaikan pernyataannya, Yoon langsung mengunjungi tempat terjadinya insiden di Itaewon sebelum menuju ke kantornya di pusat kota Seoul untuk melakukan rapat darurat.

Korban Tewas 151 Orang, 19 Orang adalah WNA

Update terbaru menunjukkan adanya tambahan korban tewas menjadi 151 orang dari sebelumnya 149 orang.

Sementara dari korban luka-luka juga mengalami peningkatan dari 76 orang menjadi 82 orang.

Dari 151 korban tewas tersebut terdapat 19 yang merupakan Warga Negara Asing (WNA).

Menurut Kepala Pemadam Kebakaran Yongsan, Choin Seong-beom, korban tewas mayoritas adalah perempuan yakni sejumlah 97 orang.

Sedangkan 54 korban tewas lainnya adalah laki-laki.

Dikutip dari k-odyssey, beberapa WNA yang tewas berasal dari Uzbekistan, China, dan, Norwegia.

Sementara terkait apakah ada korban yang berasal dari Indonesia, KBRI di Seoul mengungkapkan belum memperoleh informasi.

Dikutip dari Tribunnews.com , Duta Besar RI untuk Seoul, Gandi Sulistiyanto menyatakan KBRI Seoul masih terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna menggali informasi kemungkinan adanya WNI yang menjadi korban.

“Terdapat informasi adanya 2 orang WNA yang menjadi korban namun telah dipastikan bahwa kedua orang tersebut bukan WNI,” ujar Gandi dalam keterangannya, Minggu.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)

Artikel lain terkait Tragedi Pesta Halloween di Korsel

Korban Tragedi Pesta Halloween Itaewon Jadi 151 Orang, KBRI Seoul Belum Dapat Info WNI Jadi Korban

Privacy Policy

We do not collect identifiable data about you if you are viewing from the EU countries.For more information about our privacy policy, click here

Korban Tragedi Pesta Halloween Itaewon Jadi 151 Orang, KBRI Seoul Belum Dapat Info WNI Jadi Korban

Suasana Mencekam saat Pesta Halloween di Itaewon, Berdesakan dan Terjebak dalam Kerumunan Massa

Ratusan Ambulans & Lebih dari 800 Personel Layanan Darurat, Evakuasi Korban Pesta Halloween Itaewon

Pengakuan Saksi Tragedi Pesta Halloween Itaewon yang Tewaskan 149 Orang, Sebut Lihat Tanda-tanda

Tragedi Pesta Halloween Itaewon di Korea Selatan, 149 Orang Tewas Berdesakan, Alami Sesak Nafas

Sosok Tenaga Medis di Tragedi Pesta Halloween Itaewon Minta Bantuan Warga Beri Pertolongan Pertama

Konser Berdendang Bergoyang Disetop karena Overload dan Berdesak-desakan hingga Ada yang Pingsan

Momen Rukka Sombolinggi Kembali Terpilih Jadi Sekjen AMAN Periode 2022-2027, Berikan Sambutan

Pengakuan Tersangka Pembunuhan di Musi Rawas, Beraksi karena Kesal Korban Kerap Minta Uang ke Pelaku

Detik-detik Tragedi Pesta Halloween, Penuh Teriakan Pilu hingga Sebut Gang-gang bagai ‘Kuburan’

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *