Penyerang Suami Ketua DPR AS Disebut Aneh dan Gemar Teori Konspirasi

radarutama.com – Pria yang diduga menyerang Paul Pelosi , suami Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi, gemar memposting meme dan teori konspirasi. Teori konspirasi yang dia bagikan terkait vaksin COVID-19, pemilu 2020 dan serangan 6 Januari 2021 di Capitol.

Dilansir CNN, Minggu (30/10/2022) David DePape (42) diidentifikasi oleh polisi pada hari Jumat sebagai tersangka dalam serangan terhadap Paul Pelosi di rumah pembicara di San Francisco.

Tiga kerabat DePape mengatakan kepada CNN bahwa DePape telah diasingkan dari keluarganya selama bertahun-tahun. Selain itu, akun Facebook David juga sudah ditutup oleh Facebook.

Ayah tirinya, Gene DePape, mengatakan David DePape dibesarkan di Powell River, British Columbia, dan meninggalkan Kanada sekitar 20 tahun yang lalu.

Orang-orang yang mengenal DePape di California menggambarkannya sebagai karakter yang aneh.

Tahun lalu, David DePape memposting tautan di halaman Facebook-nya ke beberapa video yang diproduksi oleh CEO My Pillow Mike Lindell dengan tuduhan palsu bahwa pemilu 2020 dicurangi. Unggahan lain termasuk gambar transfobik dan ditautkan ke situs web yang mengklaim vaksin Covid sangat mematikan. “Angka kematian yang dipromosikan adalah apa yang pernah ‘MEREKA’ ingin promosikan sebagai angka kematian,” tulis satu posting.

DePape juga mengunggah tautan ke video YouTube dengan judul seperti “Komisi FARCE Demokrat untuk Menyelidiki 6 Januari Kerusuhan Capitol Runtuh di Kongres!!!” dan “Rencana Elit Global Untuk Mengendalikan Uang ANDA! (Mengungkapkan)”

Dia juga mengunggah konten tentang “Reset Hebat” – teori konspirasi luas bahwa elite global menggunakan Corona untuk mengantarkan tatanan dunia baru di mana mereka mendapatkan lebih banyak kekuatan dan menindas massa.

Sebelumnya, saat kejadian pada Jumat (28/10) waktu setempat, Paul Pelosi (82) berada di rumah sendirian karena istrinya sedang bekerja di Washington, DC.

Polisi San Francisco mengatakan petugas menemukan penyerang di rumah pasangan itu sebelum pukul 02:30 waktu setempat, di mana si penyerang dan Paul Pelosi sedang berebut palu.

“Tersangka menarik palu dari Pak Pelosi dan menyerangnya dengan kasar,” kata kepala polisi San Francisco Bill Scott kepada wartawan, yang kemudian mengatakan bahwa Paul Pelosi dipukul setidaknya sekali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *